Terasyik

6/recent/ticker-posts

Wartawan Rolling Stone Ungkap Fakta Tielman Brothers Tidak Pernah Menginspirasi The Beatles

Beatles with Maharishi in India. Foto-Ist

pujamandela.com - The Tielman Brothers, kelompok musik asal Indonesia sempat menuai kontroversi karena disebut sebagai salah satu band yang memengaruhi The Beatles. 

Isu ini berembus cukup kencang. Perdebatan pun tak bisa dihindari. Meski tak ada catatan atau pernyataan resmi yang mendukung hal tersebut, tetapi isu ini terus bergulir dari tahun ke tahun.

Wartawan Majalah Rolling Stone, Wendi Putranto, pernah meluruskan masalah ini. 

Dalam sebuah tulisan di pujamandela.wordpress.com yang berjudul "Hoax, Beatles Terinspirasi Tielman Brothers" (link: https://pujamandela.wordpress.com/2015/05/26/beatles-terinspirasi-tielman-brothers-itu-hoax/ ) Wendi ikut membantah bahwa The Beatles terinspirasi Tielman Brothers.

"Hallo saya Wendi Putranto dari Rolling Stone Indonesia. Cuma ingin menyatakan kalo saya setuju dengan opini dari penulis di blog ini. The Beatles memang tidak pernah terinspirasi dari The Tielman Brothers," katanya.

"Saya bertemu dan mewawancara langsung Andy Tielman ketika beliau mudik ke Jakarta pada 2008 dan ia mengonfirmasi bahwa tidak pernah ada itu pernyataan tentang 1) The Beatles menyaksikan konser The Tielman Brothers di Hamburg, apalagi, 2) The Beatles terinspirasi The Tielman Brothers," jelasnya. 

Dia kemudian melanjutkan,"
Andy sendiri mengaku bahwa la hanya mendengar pernyataan itu dari orang-orang saja, tidak pernah ada satu anggota The Beatles pun yang menjelaskan atau berbicara dengannya secara langsung tentang hal tersebut. Setidaknya dua kali saya menanyakan tentang hal ini ke Arndy Tielman, pertama ketika wawancara jarak jauh via telepon dan kedua ketika ia datang ke Jakarta, jawabannya selalu sama dan konsisten, 'tidak benar itu,' katanya."

"Jadi jelas, The Beatles terpengaruh oleh Chuck Berry, Elvis Presley dan beberapa rock& rollers USA era-50-an. Semoga klarifikasi ini membantu dan kita tidak menjadi GR adanya. Terima kasih."

Editor: Puja Mandela

Posting Komentar

0 Komentar